Bukan Berasal dari Indonesia? Ketahui Sejarah Permainan Jelangkung, Sebelum Nonton Film Jailangkung: Sandekala

- Jumat, 23 September 2022 | 15:00 WIB
Asal-usul permainan jailangkung yang menyeramkan.
Asal-usul permainan jailangkung yang menyeramkan.

LAROS MEDIA - Film Jailangkung Sandekala menjadi topik hangat di kalangan pecinta film horor, usai penayangan pertamanya pada 22 September 2022.

Film Jailangkung Sandekala yang dibintangi oleh artis cantik Syifa Hadju ini, tentunya akan menampilkan permainan horor Jailangkung (Jelangkung).

Sebelum menonton film Jailangkung: Sandekala, mari mengenal asal-usul permainan Jelangkung itu sendiri.

Baca Juga: Jailangkung Sandekala Sedang Tayang tapi Jangan Coba-Coba Mempraktekkan Pemanggilan Roh Halus, Ini 5 Bahayanya

Bagi orang Indonesia, Jailangkung (Jelangkung) mungkin bukanlah sesuatu yang asing, sebab merupakan salah satu permainan ritual supranatural tradisional.

Menariknya, permainan Jailangkung sendiri ternyata diyakini berkaitan dengan kepercayaan tradisional Tionghoa yang telah punah.

Istilah Jailangkung disebutkan berasal dari kata Cay Lan Gong, yang berarti ‘Dewa Keranjang’, dan Cay Lan Tse, yang berarti ‘dewa pelindung anak-anak’.

Baca Juga: Selain Jailangkung Sandekala, Ternyata 5 Film Horor Indonesia Ini Juga Syuting di Lokasi Angker atau Mistis!

Sama seperti Jailangkung, Cay Lan Gong juga merupakan salah satu permainan bersifat ritual dan kerap dimainkan oleh remaja.

Permainan tersebut dilakukan dengan tujuan memanggil dewa Poyang dan Moyang, yaitu istilah yang sama seperti nenek moyang.

Cara memainkan permainan ini tentu sama dengan permainan Jailangkung, yaitu dengan menggunakan boneka yang dikaitkan dengan alat tulis.

Baca Juga: Mengenal Lukah Gilo, Permainan Mistis Mirip Jailangkung Untuk Memanggil Makhluk Halus

Saat memulai permainan, apabila boneka mulai terasa berat, diyakini bahwa dewa telah masuk ke dalam boneka tersebut.

Meski Jailangkung masih sering dimainkan di Indonesia, Cay Lan Gong sendiri diketahui telah punah di Tiongkok.

Halaman:

Editor: Dena Wiliyamansyah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X