Kisah Perjuangan Hidup Mahasiswa Indonesia pada Masa Tragedi Bom Nuklir di Jepang

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 10:30 WIB
Awan jamur di langit Hiroshima(kiri) dan Nagasaki (kanan) pada tahun 1945
Awan jamur di langit Hiroshima(kiri) dan Nagasaki (kanan) pada tahun 1945

Saat itu Arifin sedang berada di kampus bersama dosen dan teman-teman kuliahnya.

Baca Juga: Ungkap 4 Fakta Dibalik Terjadinya Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki: Ternyata Akibat Keteledoran Pihak Sekutu?

Pada pagi hari 6 Agustus 1945, sekitar pukul 8 pagi, sirine berbunyi tanda pesawat udara Amerika akan melintas udara kota Hiroshima.

Kemudian lewat 10 menit, terdengar sirine tanda aman dan pesawat AS telah pergi dari kota Hiroshima.

Mereka yang sebelumnya bersembunyi di lubang perlindungan yang ada di tiap kampus, langsung keluar setelah mendengar sirine tanda aman.

Saat kembali belajar-mengajar, tiba-tiba dari arah jendela kelas tampak cahaya menyambar kilat, yang tidak berbunyi.

Seketika gedung kelas itu tiba-tiba roboh, atap runtuh, dan dosen serta mahasiswa di kelas itu tidak sadarkan diri, termasuk Arifin.

Baca Juga: Bisa Jadi Panutan Supporter Lain! Ini Dia Fakta Menarik dari Brigata Curva Sud 'BCS' Ultras Terbaik di Asia

Arifin sadar dari pingsan nya, dan melihat suasana pagi yang awalnya terang benderang hangat, kini berubah total.

Suasana pagi yang berubah menjadi gelap gulita, seakan sudah petang menjelang waktu maghrib.

Halaman:

Editor: Dena Wiliyamansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X