Kisah Perjuangan Hidup Mahasiswa Indonesia pada Masa Tragedi Bom Nuklir di Jepang

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 10:30 WIB
Awan jamur di langit Hiroshima(kiri) dan Nagasaki (kanan) pada tahun 1945
Awan jamur di langit Hiroshima(kiri) dan Nagasaki (kanan) pada tahun 1945

Baca Juga: 4 Fakta Menarik Film Thor Love And Thunder Yang Jarang Diketahui Publik, Nomor 3 Pecahkan Rekor Dunia

Wanita muda tersebut selalu mengirimkan ucapan terimakasih melalui kartu pos kepada Hassan dan kawan-kawannya setiap tahun karena telah menyelamatkan nyawanya.

Kembali ke masa kejadian bom nuklir Jepang, Hassan mengajak korban yang selamat untuk menceburkan diri ke sungai.

Bambu yang tersedia di dekat danau dipakai untuk bernafas, seperti snorkling, yaitu berendam di dalam danau.

Kurang lebih delapan jam di dalam danau mereka naik ke daratan dan membantu para korban lainnya.

Mereka tinggal sementara di tenda pengungsian, karena asrama tempat mereka tinggal roboh.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Film Sayap-Sayap Patah, Yang Tampilkan Ariel Tatum dan Nicholas Saputra Sebagai Pasutri

Selain kepanasan yang sangat dahsyat, mereka juga kehausan meskipun telah meneguk banyak air minum.

Arifin menyebut Senin itu hari terpanjang dalam hidupnya.

Tidak terhitung berapa banyak orang yang diselamatkan dari reruntuhan dan dibawa ke sungai terdekat.

Halaman:

Editor: Dena Wiliyamansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X