Dilanda Krisis, Sri Lanka Naikkan Harga BBM hingga Pecahkan Rekor

- Kamis, 26 Mei 2022 | 10:20 WIB
warga Sri Lanka antri BBM (nytime)
warga Sri Lanka antri BBM (nytime)

Laros media - Dilansir dari berbagai sumber, Kondisi ekonomi Sri Lanka yang dilanda krisis parah menyebabkan mereka menaikkan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) di negaranya.

Kebijakan kenaikan harga BBM ditetapkan langsung oleh Menteri Tenaga dan Energi Sri lanka, Kanchana Wijesekera, pada hari selasa, 24 Mei 2022.

Dilansir dari akun Twitter-nya @kanchana_wij, ia mengatakan jika harga BBM di Sri Lanka akan naik berkisar antara 24-26 persen, kenaikan harga tersebut merupakan rekor tertinggi di Sri Lanka Sedangkan untuk harga solar akan ditetapkan naik sebanyak 35-38 persen.

Baca Juga: Sri Lanka Tak Bisa Bayar Utang Negara Hingga Krisis Ekonomi Melanda, Ini Penyebabnya

Selain menetapkan kenaikan harga BBM, pemerintah Sri Lanka juga memberlakukan pembatasan pembelian BBM pada masyarakat.

Dengan menaikkan harga bahan bakar yang dijual dipasar adalah salah satu upaya dari pemerintah Sri Lanka untuk menyeimbangkan keuangan negara yang saat ini dilanda krisis ekonomi parah.

Namun menurut pandangan para ekonom, disatu sisi kebijakan tersebut juga bisa menyebabkan inflasi dan kenaikan harga di sektor lain seperti transportasi dan bahan makanan.

Baca Juga: Sri Lanka Krisis Hingga Akan Kolaps, Warga Kesulitan Mendapatkan Gas dan bahan bakar hingga Dihantui Kelaparan

Dilansir dari Reuters, berdasarkan dari data yang dikumpulkan dari pemerintah Sri Lanka pada 23 Mei 2022, inflasi yang terjadi di negara itu berkisar 33,8 persen pada bulan April 2022, mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan bulan Maret 2022 yang mencapai 21,5 persen.

Halaman:

Editor: Fabby Nidufias D

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X