Stok Obat Kosong Karena Krisis, Sri Lanka Dihantui Gelombang Kematian Yang Besar

- Kamis, 26 Mei 2022 | 10:35 WIB
krisis obat di sri lanka (uktamil)
krisis obat di sri lanka (uktamil)

Laros media - Krisis ekonomi parah yang terjadi di Sri Lanka menyebabkan stok obat-obatan di negara tersebut juga menjadi sulit didapat.

Akibat stok obat ini dapat memicu kematian yang banyak dalam waktu dekat saat pihak rumah sakit tidak dapat melakukan upaya pertolongan kepada pasien lantaran tidak adanya stok obat-obatan yang dibutuhkan.

Perlu diketahui bahwa 80 persen pasokan medis Sri Lanka mengimpor dari negara-negara tetangga. Akan tetapi cadangan devisa yang saat ini sudah habis akibat krisis ekonomi parah menyebabkan mereka tidak dapat mengimpor persediaan obat-obatan dan sistem kesehatan negara tersebut hampir ambruk

Di rumah sakit kanker Apeksha yang berkapasitas 950 tempat tidur di pinggiran ibu kota Kolombo, pasien dan dokter putus asa menghadapi kelangkaan medis.

Baca Juga: Dilanda Krisis, Sri Lanka Naikkan Harga BBM hingga Pecahkan Rekor

Akibatnya pihak rumah sakit terpaksa menunda pemeriksaan dan prosedur penanganan pasien seperti operasi kritis.

"(Kondisi) ini sangat buruk bagi pasien kanker," kata Dr Roshan Amaratunga.

"Terkadang, di pagi hari kami merencanakan beberapa operasi (namun) kami mungkin tidak bisa melakukannya pada hari itu ... lantaran tidak ada (pasokan)," imbuhnya.

Baca Juga: Sri Lanka Tak Bisa Bayar Utang Negara Hingga Krisis Ekonomi Melanda, Ini Penyebabnya

Halaman:

Editor: Fabby Nidufias D

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X