Data Pemerintah Indonesia Dibobol Bjorka, Data Pemerintah Amerika Serikat Malah Dibobol Karyawan Sendiri

- Senin, 3 Oktober 2022 | 21:12 WIB
Kantor National Security Agency di Fort Meade, Maryland, Amerika Serikat (Mirrah Aghnia Zhahirah)
Kantor National Security Agency di Fort Meade, Maryland, Amerika Serikat (Mirrah Aghnia Zhahirah)

LAROS MEDIA -  Seorang mantan karyawan di Badan Keamanan Nasional/National Security Agency (NSA) AS telah didakwa karena mencoba memberikan informasi rahasia kepada seseorang yang diyakini bekerja pada pemerintah asing.

Dikutip dari laman Departemen Kehakiman AS yang memberitakan tuduhan spionase federal terhadap Jareh Sebastian Dalke yang berusia 30 tahun pada hari Kamis (29/9/2022) yang mengklaim sebagai mantan perancang keamanan sistem informasi NSA berusaha menjual informasi sensitif kepada agen FBI yang menyamar sebagai agen intelijen asing antara Juli dan Agustus.

“Dalke mengatakan kepada orang itu bahwa dia telah mengambil informasi yang sangat sensitif yang berkaitan dengan penargetan asing terhadap sistem AS, dan informasi tentang operasi dunia maya AS, di antara topik lainnya,” kata Departemen Kehakiman AS dalam sebuah pernyataan. Lembaga hukum tersebut juga menambahkan bahwa pekerja NSA itu turut mentransmisikan dokumen yang memuat kutipan dari tiga informasi rahasia ke agen FBI yang menyamar untuk membuktikan tuduhan bahwa dia memiliki dokumen tersebut.

 

Baca Juga: Bjorka Disebut Tak Layak Disebut Pahlawan oleh Hacker Ini, 'Negara Saya Bukan Ajang Bisnis Anda'

Baca Juga: 5 Hacker Terhebat di Dunia Selain Bjorka, Ada yang Sadap Ponsel Barack Obama

 

Dua dari tiga dokumen itu ditandai sebagai  “Top Secret”, sedangkan dokumen lainnya berada pada tingkat kerahasiaan yang lebih rendah. Ia mengirimkan ketiga dokumen tersebut melalui akun email terenkripsi antara Agustus hingga September 2022.

Dalke mengatakan kepada agen FBI yang menyamar itu bahwa dia telah mengambil informasi yang sangat sensitif yang berkaitan dengan penargetan asing terhadap sistem AS dan informasi tentang operasi dunia maya, serta kemungkinan informasi rahasia lainnya.

Agen FBI yang menyamar tersebut akhirnya mengirim Dalke sejumlah uang dalam bentuk cryptocurrency untuk mendapatkan informasi rahasia dari NSA tersebut dan Dalke berjanji untuk memberikan lebih banyak dokumen rahasia lainnya dengan imbalan 85.000 Dollar AS.

 

Baca Juga: UU Perlindungan Data Pribadi Disahkan, Mahfud MD Sebut Hal Ini tentang Bjorka

Baca Juga: Disindir Nikita Mirzani, Bjorka Beri Respons Singkat tapi Menusuk

 

Halaman:

Editor: Dena Wiliyamansyah

Terkini

X