Serangan Bom Mematikan Terjadi di Istanbul Turki, Inilah Fakta Lengkap dari Kronologi hingga Hasil Investigasi

- Selasa, 15 November 2022 | 05:30 WIB
Suasana pasca serangan bom di Istanbul Turki (Getty Images)
Suasana pasca serangan bom di Istanbul Turki (Getty Images)

LAROS MEDIA — Sebuah serangan bom menghantam pejalan kaki di jalan raya di pusat Istanbul Turki pada Minggu, 13 November 2022. Serangan bom ini menewaskan sedikitnya enam orang.

Menurut para pejabat, serangan bom itu diduga berasal dari serangan teroris. Adanya serangan ini tentu sangat merisaukan warga dan pemerintah Turki, pasalnya kejadian ini terjadi ketika industri pariwisata Turki tengah berangsur pulih pasca pandemi.

Serangan bom itu juga merupakan serangan paling mematikan di Turki dalam 5 tahun terakhir. Pihak berwenang lantas memberikan keterangan dalam beberapa jam setelah serangan tersebut.

Mereka juga mengatakan bahwa saat ini sedang menyelidiki kemungkinan bahwa serangan itu diledakkan oleh seorang wanita.

Baca Juga: Menghadiri KTT G20, Biden Akhirnya Tiba di Bali!

Presiden Recep Tayyip Erdogan pun bersumpah untuk menghukum mereka yang berada di balik ledakan itu, tanpa menuduh kelompok tertentu.

“Upaya untuk membuat Turki dan bangsa Turki menyerah dengan teror tidak akan dicapai oleh mereka hari ini, seperti yang tidak mereka lakukan di masa lalu,” kata Erdogan kepada wartawan sebelum terbang ke Indonesia untuk menghadiri KTT Kelompok 20.

Senin pagi, Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan orang yang meninggalkan bom di lokasi itu telah ditangkap, menurut kantor berita pemerintah Anadolu. Dia tidak mengidentifikasi orang tersebut, tetapi dia mengatakan bahwa pemboman itu telah diperintahkan oleh militan Kurdi di Suriah utara. 

Ledakan itu mengguncang pusat salah satu distrik paling populer di Istanbul yaitu para pejalan kaki di Taksim Square. Sehingga sepanjangan jalan berlumuran darah bahkan di trotoar. Mengetahui serangan itu, pengunjung lantas bergegas pergi dari daerah itu.

Halaman:

Editor: Fabby Nidufias D

Sumber: https://www.nytimes.com/

Tags

Terkini

X