Benarkah Perempuan Diperbolehkan untuk Tidak Melaksanakan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan, Ini Penjelasannya

- Rabu, 15 Maret 2023 | 20:21 WIB

Laros Media ­– Bulan Ramadhan adalah bulan yang wajib bagi umat muslim untuk menjalankan ibadah selama satu bulan penuh.

Selama bulan Ramadhan baik laki-laki atau perempuan yang sudah baligh diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa.

Akan tetapi, pada bulan Ramadhan, Allah Swt. masih memberikan keringanan kepadanya untuk tidak melaksanakan indah puasa di bulan suci ini.

Dengan syarat orang-orang itu haruslah uzur, safar, sakit, pikun, dipaksa, jihad, dan mengalami kepayahan ketika merasa sangat lapar dan haus.

Di samping itu, khusus wanita Allah Swt. juga memperbolehkan untuk tidak melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Dengan catatan, wanita-wanita itu harus memenuhi kriteria berikut ini.

Dikutip Laros Media pada nuku ‘Tata Cara Puasa Wanita’ karya Muhammad Utsman Al-Khasyt, berikut ini kriteria wanita yang diperbolehkan tidak menjalankan puasa.

Wanita Hamil dan Menyusui

Pada bulan Ramadhan, Allah Swt. memberikan keringanan kepada wanita hamil dan wanita menyusui untuk tidak melaksanakan ibadah puasa wajib ini.

Jika sang ibu hamil merasa khawatir dengan kondisi janin di dalam kandungannya, maka ia diperbolehkan untuk tidak menjalankan ibadah puasa.

Begitu pula dengan ibu menyusui, baik anak tersebut merupakan anak dari sang ibu maupun anak susuannya.

Adapun yang menjadi standar kekhawatiran atau patokan kekhawatiran adalah nasihat dokter yang bisa dipercaya atau pada perkiraan maksimal yang dikuatkan oleh penelitian sebelumnya.

Kelonggaran bagi wanita hamil dan menyusui untuk tidak melaksanakan puasa didasarkan pada sabda Rasulullah Saw.

‘Sesungguhnya Allah telah mengangkat dari seorang musafir yaitu puasa dan separo sholatnya, sementara dari wanita hamil atau menyusui hanya puasa saja.’

Halaman:

Editor: Fajri Wildana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X