Suka Bikin Prank? Begini Hukum dalam Islam, Ternyata Dosanya Sangat Besar

- Rabu, 21 September 2022 | 20:00 WIB
Lirik lagu Dunia Tipu Tipu - Yura Yunita Trending: Lelucon Aneh Tiap Hari  (Foto: SC/YT Yura Yunita)
Lirik lagu Dunia Tipu Tipu - Yura Yunita Trending: Lelucon Aneh Tiap Hari (Foto: SC/YT Yura Yunita)

Laros Media - Prank sudah tidak asing di telinga masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Prank bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti gangguan dan candaan.

Belakangan, prank kerap dimaknai sebagai lelucon yang diatur seolah-olah serius, tapi merupakan sebuah kebohongan dengan maksud target dari prank terkejut hingga merasa malu.

Prank ini juga dijadikan bahan beberapa Youtuber untuk membuat konten. Alhasil, prank ini menjadi sesuatu yang lazim untuk masyarakat, tapi ada juga yang kesal dengan tindakan menjahili orang ini.

Lalu, bagaimana hukum dan dosa ketika melakukan sebuah prank dalam sudut pandang Islam?

Baca Juga: Mitos Pernikahan Suku Jawa dan Sunda, Ternyata Berawal dari Kisah Perang Bubat Kerajaan Majapahit

Seperti dinukil dari NU Online, menurut Al-Ghazali dalam kitab Ihya' Ulumuddin disebutkan:

الآفة الحادية عشر السخرية والاستهزاء وهذا محرم مهما كان مؤذياً كما قال تعالى ” يا أيها الذين آمنوا لا يسخر قوم من قوم عسى أن يكونوا خيراً منهم ولا نساء من نساء عسى أن يكن خيراً منهن ” ومعنى السخرية الاستهانة والتحقير والتنبيه على العيوب والنقائص على وجه يضحك منه

Artinya:

"Penyakit (bencana) ke-11 adalah menertawakan dan meremehkan orang lain, hal ini diharamkan karena terkadang bisa menyakiti orang lain, Allah berfirman: Wahai orang-orang yang beriman!"

Halaman:

Editor: Dena Wiliyamansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X