Keturunan Nabi Muhammad SAW Bantu Soekarno Tentukan Tanggal Kemerdekaan RI

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:00 WIB
Moment Ir Soekarno membancakan proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.
Moment Ir Soekarno membancakan proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.

Laros Media - Republik Indonesia meraih kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Rupanya, untuk menentukan tanggal kemerdekaan itu, sang proklamator, Ir. Soekarno meminta bantuan kepada keturunan Nabi Muhammad SAW, Habib Ali Kwitang.

Habib Ali Kwitang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW ini, lahir pada 20 April 1870 atau 20 Jumadil Ula 1286 Hijriah. Habib Ali Kwitang merupakan putra dari Habib Abdurrahman dan Nyai Salmah.

Keturunan Nabi Muhammad SAW yang lahir di Kampung Kwitang, Kecamatan Senin, Jakarta ini mengenyam pendidikan di Yaman Selatan saat masih berusia 11 tahun. Dia berguru kepada Habib Abdurrahman bin Alwi Al-Alyadrus.

Baca Juga: Wajib Tahu! 13 Fakta Unik Kemerdekaan Indonesia, Naskah Proklamasi Asli Dibuang di Tong Sampah?

Habib Ali juga belajar kepada guru-guru yang lainnya, di antaranya Habib Ali bin Muhammad al-Habsyi, Habib Hasan bin Ahmad Alaydrus, Habib Zain bin Alwi Ba’Abud, dan yang lainnya.

Menimba ilmu di luar negeri, keturunan Nabi Muhammad SAW ini mempelajari banyak ilmu, seperti fikih, tafsir, sejarah, dan lain sebagainya. Dia juga menjadi salah satu tokoh agama yang dihormati, khususnya di Betawi.

Kendari seorang ulama besar di Betawi, jiwa nasionalisme Habib Ali Kwitang tidak pernah padam. Dia punya peran penting dalam perjuangan Indonesia meraih kemerdekaan dari tangan penjajah.

Baca Juga: HUT RI Ke-76: Teks Proklamasi Kemerdekaan RI yang Dibaca Setiap Upacara 17 Agustus

Dikutip Laros Media dari Sanad Media, Ketua Umum Rabithah Alawiyah Habib Zein bin Umar Sumaith pernah mengatakan, sebelum proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Presiden Soekarno sempat meminta pendapat kepada Habib Ali Kwitang terkait waktu pelaksanaannya.

Halaman:

Editor: Fajri Wildana

Sumber: sanadmedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X