Kesaksian Seseorang Tentang Tragedi Kanjuruhan Malang: Gerbang 13 Seperti Kuburan Massal!

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 15:53 WIB
Gerbang Maut Stadion Kanjuruhan (RagamJakarta) (Suara.com)
Gerbang Maut Stadion Kanjuruhan (RagamJakarta) (Suara.com)

Laros Media – Tragedi Kanjuruhan Malang seperti tak ada habisnya diperbincangan. Luka yang dirasakan dalam dunia sepak bola masih menganga karena tragedi tersebut.

Salah satu yang kini ramai dibicarakan adalah kesaksian salah satu suporter Arema FC atau Aremania yang menyaksikan detik-detik menegangkan Tragedi Kanjuruhan Malang di Stadion Kanjuruhan malam itu, pada 1 Oktober 2022.

Dari sumber yang diperoleh oleh Tim Laros Media, menurut pengakuan Eko Arianto, seorang suporter Aremania, kondisi gerbang 13 di Stadion Kanjuruhan seperti kuburan massal pada malam itu.

 Baca Juga: 5 Permusuhan Suporter Klub Sepak Bola di Indonesia yang Sudah Turun-Temurun, Salah Satunya Aremania vs Bonek

Dengan menangis, Eko menceritakan kejadian memilukan yang telah merenggut ratusan nyawa itu.

Malam itu, Eko mengaku sengaja tak masuk ke stadion walaupun sudah membeli tiket. Dia memilih menemani kawannya saja yang kebetulan tak punya tiket.

Eko menyempatkan diri untuk berkeliling mengamati kondisi. Dia melihat ada banyak aparat yang berjaga-jaga di sekitar Stadion Kanjuruhan.

 Baca Juga: Ini 7 Klub Suporter Sepak Bola Terbanyak di Indonesia yang Dikenal Paling Fanatik dan Loyal!

Kondisi kala itu masih aman, bahkan hingga peluit panjang akhir babak kedua dibunyikan. Tak lama kemudian, Eko mendengar suara letupan gas air mata dari arah dalam.

Halaman:

Editor: Dena Wiliyamansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X