Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Mereka Langsung Bekerja

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 15:30 WIB
Pemerintah bentuk Tim Gabungan Independen pencari fakta Tragedi Kanjuruhan (Instagram @mofmahfudmd)
Pemerintah bentuk Tim Gabungan Independen pencari fakta Tragedi Kanjuruhan (Instagram @mofmahfudmd)

LAROS MEDIA - Tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan masih menyisakan luka yang mendalam bagi banyak kalangan.

Seperti bermimpi, banyak masyarakat yang masih tidak percaya bahwa kejadian nahas tersebut terjadi pada dunia sepak bola di Indonesia.

Banyak yang menyalahkan aksi dari supporter Aremania, namun banyak juga yang berpendapat bahwa faktor utama yang menyababkan banyaknya korban jiwa adalah penembakan gas air mata.

Baca Juga: Heboh! livy Renata Tah Tahu Gus Dur Disangka Pelawak, Kaget Ternyata Mantan Presiden Republik Indonesia ke-4

Gas air mata yang ditembakan di dalam stadion pada kondisi penonton yang terbilang penuh membuat mereka menjadi berdesakan dan kekurangan oksigen.

Meskipun masih belum ada data yang pasti mengenai jumlah korban yang meninggal, namun setidaknya ada 131 nyawa yang melayang pada tragedi tersebut berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Malang.

Imbas dari kejadian tersebut banyak keputusan yang telah diambil oleh pemerintah, salah satunya adalah penghentian sementara pertandingan Liga 1 sampai evaluasi selesai di lakukan.

Baca Juga: Dewi Persik Terkait Kasus KDRT Rizky Billar, Kecam Pelaku KDRT dan Dukung Perempuan Untuk Berani Tegas

Selain itu, pemerintah juga membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) seperti yang dijelaskan oleh Menko Polhukam RI Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P. dalam akun Instargam Resminya.

Halaman:

Editor: Fabby Nidufias D

Sumber: instagram @mohmahfudmd

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X