2 Tradisi Unik di Lombok yang Masih Eksis, Ada Ritual Menangkap Jelmaan Putri Mandalika

- Rabu, 14 September 2022 | 21:15 WIB
Salah satu Desa Wisata di Bondowoso adalah Desa Wisata Organik Lombok Kulon (Nizam Abror)
Salah satu Desa Wisata di Bondowoso adalah Desa Wisata Organik Lombok Kulon (Nizam Abror)

Laros Media - Lombok merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki pemandangan alam luar biasa. Bahkan, tempat ini semakin mendunia setelah bergulirnya MotoGP Lombok di Sirkut Mandalika.

Selain itu, Lombok juga terkenal dengan tradisi unik yang selalu bisa dipertontonkan kepada wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Tradisi-tradisi inilah yang membuat Lombok menjadi tempat paling menarik untuk dikunjungi.

Mengutip dari berbagai sumber, ada dua tradisi unik di Lombok yang masih eksis hingga sekarang. Apa saja? Simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Berikut Ini 3 Penjara Paling Angker dan Kejam di Indonesia, Termasuk Lokasi Syuting Miracle in Cell No 7?

Bau Nyale

Tradisi Bau Nyale biasanya diadakan setiap tahun pada tanggal 20 bulan 10 dalam penanggalan tradisional Sasak.

Umumnya, tradisi Bau Nyale ini dilaksanakan setiap tahun antara bulan Februari dan Maret.

Kata 'bau' berasal dari bahasa Sasak yang berarti menangkap, sedangkan kata 'nyale' berarti cacing laut yang hidup di lubang-lubang batu karang di bawah permukaan laut.

Halaman:

Editor: Dena Wiliyamansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X