Korban Kerusuhan di Kanjuruhan, Balita Tanpa Dosa Ini Harus Menerima Saat Ibunya Tewas di TKP

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:10 WIB
Korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang salah satunya seorang balita.
Korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang salah satunya seorang balita.

Laros Media - Berita duka (lagi) datang dari kancah sepak bola Indonesia, kerusuhan hebat terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022.

Kerusuhan ini terjadi setelah laga Arema FC vs Persebaya. Arema yang menelan kekalahan, memancing kekecewaan dan amarah dari suporternya, yakni Aremania.

Ratusan bahkan ribuan Aremania turun ke lapangan untuk meluapkan emosinya. Suporter Aremania saling pukul dan melempar segala benda yang ada di tangannya sehingga menyebabkan banyak kerugian personil maupun materil.

Baca Juga: UPDATE Korban Tewas Kerusuhan di Kanjuruhan Malang, Jumlahnya Bertambah

Baca Juga: Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan Malang Pertandingan Usai Arema FC vs Persebaya, PSSI Turunkan Tim Investigasi

Baca Juga: Balita Korban Kerusuhan di Kanjuruhan Terpisah dari Orangtuanya, Saat Dicari Ternyata Ibunya Meninggal di TKP

Update terbaru, jumlah korban tewas akibat kerusuhan di Kanjuruhan mencapai 127 orang. Korban tewas terdiri dari suporter Arema FC dan anggota polisi.

Salah satu korban jiwa dari kerusuhan tersebut yaitu seorang balita.

Seorang bocah balita yang kini dirawat di salah satu rumah sakit lantaran terkena imbas kerusuhan tersebut.

Halaman:

Editor: Fabby Nidufias D

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prediksi Piala Dunia 2022: Uruguay vs Korea Selatan

Kamis, 24 November 2022 | 09:29 WIB

Duel Antara Argentina vs Arab Saudi di Piala Dunia 2022

Selasa, 22 November 2022 | 14:00 WIB
X