Misteri Gerbang 13 Stadion Kanjuruhan Tertutup Saat Gas Air Mata Ditembak? Menurut Kesaksian Korban Selamat

- Senin, 3 Oktober 2022 | 20:45 WIB
 Sedikitnya 18 orang anggota polisi dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan oleh tim investigasi polri terkait kerusuhan di Kanjuruhan, Malang.
Sedikitnya 18 orang anggota polisi dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan oleh tim investigasi polri terkait kerusuhan di Kanjuruhan, Malang.

Laros Media - Salah satu yang menjadi sorotan dalam Tragedi Kanjuruhan salah satunya adalah pintu stadion yang terkunci setelah tembakan gas air mata.

Saksi mata menceritakan tragedi Kanjuruhan pecah usai laga Derby Jatim, Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang pada hari Sabtu, 1 Oktober 2022 malam WIB.

Arema FC tertinggal 2-3 dari Persebaya akibatnya suporter Arema kemudian turun ke lapangan setelah pertandingan berakhir, kerusuhan yang tak terhindarkan pun terjadi.

Baca Juga: Doa Bersama dan Sholat Ghaib Polrestabes Bandung Bersama Bobotoh Persib Untuk Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Suporter dan polisi bentrok di lapangan, hingga aparat keamanan menembakkan gas air mata.

Gas air mata ditembakkan di jalur tribun sehingga penonton yang panik berdesak-desakan untuk keluar dari stadion.

Ada dugaan bahwa banyak orang meninggal karena mati lemas dan 127 orang meninggal pada kejadian tersebut.

Baca Juga: Begini Pertolongan Pertama Jika Terkena Gas Air Mata, Saat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

Salah satu yang muncul sebagai pertanyaan dan disoroti oleh sejumlah pihak, termasuk para korban selamat Tragedi Kanjuruhan yaitu mengapa pintu Stadion Kanjuruhan dikunci?

Halaman:

Editor: Dena Wiliyamansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prediksi Piala Dunia 2022: Uruguay vs Korea Selatan

Kamis, 24 November 2022 | 09:29 WIB

Duel Antara Argentina vs Arab Saudi di Piala Dunia 2022

Selasa, 22 November 2022 | 14:00 WIB
X